BERES-BERES ZAMAN NOW

Judul Buku                  : The Life-Changing Magic of Tidying Up: Seni Beres-Beres dan Merapikan Metode Ala Jepang

Pengarang Buku        : Marie Kondo

Penerbit                     : Bentang Pustaka, Yogyakarta

Jumlah Halaman        : 224

Bagi banyak orang, beres-beres rumah atau kamar adalah sesuatu yang sangat merepotkan, selain karena memakan waktu dan membosankan, aktivitas yang satu ini juga seperti tidak ada habisnya, bahkan ketika kita menganggap beres-beres kita sudah selesai, tidak lama kemudian kita tahu bahwa kita harus mengulanginya lagi, mengembalikan kembali barang pada tempatnya, menatanya ulang, merapikannya kembali, dan kejadian ini harus terus berulang setidaknya satu minggu sekali, terutama di awal tahun seperti ini.

Namun lain halnya dengan Marie Kondo, bagi wanita asal Jepang ini nampaknya beres-beres justru menjadi sesuatu yang mengasyikkan dan lebih dari sekedar merapikan barang-barang. Ia bisa dibilang merupakan maniak dalam bersih-bersih dan merapikan ruangan. Kebiasaan itu ia mulai sejak kecil dan ia tidak pernah tahan ketika ruangannya terasa berantakkan. Hobinya terhadap beres-beres dan berbenah itu membawa Marie Kondo sampai menemukan sebuah metode tersendiri untuk berbenah, yang ia namai dengan metode Konmari. Hari ini, Marie Kondo merupakan konsultan beres-beres rumah profesional. Sama sekali tidak bisa dibayangkan, bahwa pekerjaan seperti itu benar-benar ada di dunia ini.

Buku ini bukan sekedar membahas cara beres-beres yang baik atau tips dan trik agar mudah merapikan barang-barang. Lebih dari itu, buku ini membawa beres-beres rumah ke level yang jauh lebih tinggi. Bahkan Marie Kondo menemukan hubungan yang sangat mendalam antara beres-beres rumah dan etos kerja serta kesuksesan kita dalam hidup. Dalam berbagai hal buku ini membuat beres-beres tidak hanya menjadi sebuah aktivitas fisik, melainkan juga sebuah aktivitas yang filosofis bahkan spiritual.

Secara umum buku ini dibagi ke dalam tiga bagian, pada bagian pertama Kondo menjelaskan mengenai apa yang harus dilakukan pertama kali saat berbenah, dan hal itu adalah membuang barang yang tidak terpakai lagi. Hal ini kedengarannya sederhana padahal sama sekali tidak. Memiliki sebuah benda bisa menimbulkan sebuah ikatan yang cukup emosional pada diri seseorang, namun terkadang hal itu sama sekali tidak logis. Keterikatan manusia pada kebendaan ini membuat seseorang cenderung untuk tidak mampu membuang suatu benda yang dimiliki meski benda tersebut tidak terpakai lagi. Tentu semua orang pernah mengalaminya, betapa kesulitannya kita membuang sesuatu karena kita menyimpan pikiran seperti, “ah mungkin nanti  barang ini akan terpakai”, dan pada akhirnya barang tersebut sama sekali tidak pernah digunakan lagi. Kondo menjelaskan ada pesona dan semacam pemantik yang membuat kita merasa suatu benda adalah ‘sesuatu’, pesona tersebut yang kelak akan menentukan apakah sebuah benda layak dipertahankan atau tidak.

Bagian kedua adalah memilah dan menyusun barang-barang di rumah Anda sesuai kategori. Marie Kondo menjelaskan betapa penting untuk mengelompokkan benda sesuai dengan jenisnya, termasuk juga memberi tahu secara khusus cara meletakkan benda-benda tersebut. Kondo juga menjelaskan cara melipat pakaian atau kaos kaki agar tertata dengan baik dan Anda tidak perlu membereskannya berulang-ulang lagi. Kerapian pakaian di lemari atau buku-buku di rak akan memberikan dampak psikologis yang positif di kala kita berada di ruangan tersebut. Kondo memperlakukan benda-benda tersebut seolah hidup dan memiliki perasaan, ia bahkan membuat semacam saran kepada kliennya untuk berkomunikasi dengan benda yang ada di sekelilingnya. Setelah selesai dengan membuang barang, tahap pengelompokan ini adalah yang utama, karena menyusun barang sesuai kategori bukanlah pekerjaan yang enteng. Apabila hal ini bisa dilakukan, maka hampir pasti Anda tidak perlu lagi untuk mengulang-ulang rutinitas berbenah Anda, karena yang tinggal Anda lakukan hanyalah mengembalikan barang ke tempat yang sesuai kategorinya. Pada bagian ini Kondo mengisyaratkan bagaimana seni berbenah ini benar-benar menjadi sesuatu yang serius dan penting di dalam hidup.

Bagian ketiga adalah di mana Kondo menjelaskan proses berbenah mengubah hidup kita. Beberapa cerita klien yang berkonsultasi kepada Kondo mengaku menemukan passion mereka setelah menerapkan metode Konmari. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang berhasil beranjak dari depresi atau stres yang menjangkit dari masa lalu, dan yang paling penting dari semua itu, Kondo menjelaskan bahwa dengan berbenah kita menjadi sangat tahu dan mengerti bagaimana memilah-milah apa yang berharga dan tidak di dalam hidup kita. Sehingga kita akan benar-benar tahu bagaimana menentukan pilihan di dalam hidup.

3 Replies to “BERES-BERES ZAMAN NOW”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *